Langsung ke konten utama

Tugas 11 Matriks Lanjutan 2

MATRIKS LANJUTAN II

A. Determinan
  1. Pengertian
Determinan merupakan sebuah bilangan tunggal atau scalar, dan hanyadijumpai dalam matriks bujur sangkar. Jika determinan suatu matriks bujursangkar adalah nol, maka matriks tersebut dikatakan sebagai matriks singular.Dan jika determinan matriks tersebut bukan nol, maka matriks tersebut dikatakan sebagai matriks non singular. Matriks non-singular, secara linear tidak tergantung (saling independent)
Determinan mariks ordo 2 x 2

Hasil gambar untuk determinan matrik ordo 2x2
Determinan ordo 3 x 3
Untuk matriks yang berordo lebih tinggi (matriks 3×3), cara untuk mendapatkan determinannya adalah dengan cara :
a. Metode Sarrus.

 

Menghitung Determinan Matriks 3×3 dengan Aturan Sarrus

Diberikan matriks
sebagai berikut :
Dengan menggunakan aturan sarrus, tentukan determinan matriks
tersebut.
Penyelesaian :
Berdasarkan aturan sarrus maka kita peroleh :
Menghitung Determinan dengan Aturan Sarrus
Sehingga determinan dari matriks
yaitu :


b. Minor dan Kofaktor
Dapat dibentuk suatu sub determinan dari matriks yang disebut sebagai minor. Sehingga Minor [ M ] adalah determinan dari submatriks yang dibentuk dengan menghapus baris ke-i dan kolom ke-j dari matriks tersebut.
Apabila suatu minor diberi tambahan tanda (-1)i+j, maka disebut kofaktor [ C ].

Hasil gambar untuk MInor dan kofaktor
2. Sifat-sifat Determinan
Sifat-sifat determinan ada enam, yaitu :
a. Determinan suatu matriks sama dengan determinan dari transposenya, det (A) = det (At).
b. Penambahan atau pengurangan suatu kelipatan bukan noldari suatu baris/kolom dari baris/kolom lainnya tidak akan mempunyai pengaruh pada determinan.
c. Penukaran tempat antara dua baris atau kolom sembarang dari suatu matriks akan merubah tanda, tetapi tidak merubah harga absolut dari determinan.
d. Determinan dari suatu matriks segitiga (triangularmatriks), yaitu matriks dengan elemen-elemen nol diatas atau di bawah diagonalutama, adalah sama dengan hasil kali dari elemen-elemen dari diagonal utama.
e. Jika semua elemen dari suatu baris atau kolom adalah nol,determinan adalah nol.
f. Jika dua baris atau kolom identik, atau proporsional,yaitu secara linear tergantung, maka determinan adalah nol.
3.   Ekspansi Laplace
Metode atau ekspansi Laplace adalah suatu cara untuk menghitung determinan dengan menggunakan kofaktor.
Determinan dari suatu matriks =   jumlah perkalian elemen-elemen dari sembarang baris/kolom dengan kofaktor-kofaktornya.
Tanda-tanda kofaktor secara berurutan adalah :

Hasil gambar untuk Tanda-tanda kofaktor secara berurutan
4. Matriks Kofaktor dan Matriks Adjoint
Matriks kofaktor adalah suatu matriks dimana setiap elemen aij diganti dengan kofaktornya , sehingga disebut matriks kofaktor. Matriks adjoint adalah transpose dari suatu matriks kofaktor.
5. Matriks Balikan (invers)
1.Mencari Invers dengan Matriks Adjoint
Inverse Matriks (matriks balikan) A-1 hanya dapat ditemukan pada suatu matriks bujur sangkar, dan non singular. Dimana harus memenuhi suatu hubungan AA-1= I = A-1A
Dimana rumus untuk memperolah balikan dari matriks adalah :

2. Mencari Invers dengan transformasi Elementer
Misalnya ada suatu Matriks, Matriks A, dengan rank r, dengan transformasi elementer dapat diubah bentuknya menjadi matriks yang disebut matriks normal.
Untuk mengubah matriks Amenjadi matriks normal maka diusahakan mengubah elemen dibawah diagonal a11,a22 dan a33 menjadi nol dengan transformasi elemen baris.Dilanjutkan dengan transformasi kolom agar elemen-elemen diatas diagonal tersebut menjadi nol.

Tentukanlah Invers dari data dibawah ini :

Jawaban :
Pertama, Kita harus cari adjoinnya dengan menggunakan cara cepat.
Kedua, Melalui cara yang singkat ini kita hanya tinggal memindakan atau menukar posisi elemen yang berada dalam baris pertama kolom pertama dengan baris ke-2 kolom ke-2. Kemudian elemen baris pertama kolom ke-2 dan elemen baris kedua kolom pertama dikali dengan (-1)
Maka menjadi adjoin matriks di atas menjadi :
matriks 2x2
Ketiga, Langkah ketiga ialah kita tinggal mencari determinan matriks yakni :
Deteriminan =  (1 x 4) – (2 x 3) = 4 – 6 = -2
Sehingga invers dari matriks di atas yaitu :

Komentar